Sebuah komunitas otomotif roda dua maupun roda empat khusunya tidak asing lagi dengan yang namanya konvoi atau iring-iringan, hal ini bisa menjadi sebuah agenda yang bisa dibilang wajib pada masing-masing komunitas. Namun beberapa hal berikut perlu di perhatikan ketika melakukan Konvoi :

  1. Mematuhi peraturan lalu lintas / rambu lalu-lintas / rambu jalan Tol termasuk penggunakan sabuk keselamatan dan mengutamakan keselamatan bersama.
  2. KORLAP Konvoi (Road Captain, Blocker dan Sweeper) akan mengatur/ memposisikan urutan per mobil.
  3. Ingat ID Mobil depan dan belakang Anda, dilarang saling menyalip antar mobil kecuali ada instruksi dari Korlap.
  4. DILARANG MENGGUNAKAN LAMPU HAZARD, sebagai gantinya nyalakan lampu dekat atau driving lights.
  5. Lampu Sein di gunakan untuk berbelok atau pindah jalur. Perhatikan mobil lain di luar konvoi pada saat pindahJalur.
  6. Apabila rombongan Konvoi akan pindah jalur ke kanan/kiri Road Captain (RC) HARUS berkoordinasi dengan Sweeper (SW) dan peserta konvoi akan mengikuti perintah pindah jalur dari Sweeper (SW) bukan dari Road Captain (RC).
  7. Jaga Jarak Aman dengan mobil di depan Anda, dan perhatikan lampu rem apabila lampu rem menyala berarti ada sesuatu di depan, segera lepas gas pindah ke pedal rem. Jaga kecepatan dan sesuaikan dengan mobil didepan Anda. Hal ini untuk mengantisipasi terputusnya rombongan.
  8. Dalam kecepatan tinggi, posisikan mobil tidak tepat lurus (agak menyamping/posisi ZigZag), untuk mengantisipasi kejadian luar biasa misal pengereman mendadak. Kecepatan maksimum ± 80 km/jam atau mengikuti keadaan.
  9. Berikan jalan untuk mobil lain, jika mobil lain itu akan memotong rombongan konvoi. Jauhkan sikap arogan dijalan karena kita bersama2 konvoi dan berikan simpati kepada pengguna jalan lain.
  10. Jika rombongan melewati lampu merah, segera berhenti jangan takut ketinggalan karena korlap konvoi (dalam hal ini SWEEPER) akan koordinasi dengan Road Captain (RC).
  11. Jika ada keperluan, isi bensin atau perlu ke toilet misalnya. Segera hubungi Sweeper (SW) karena SW akan mengatur Anda.
  12. Senantiasa jaga nama baik Club disaat konvoi dan hormati pengguna jalan lainnya.
  13. Tetap konsentrasi dan Jaga kecepatan jika dalam perjalanan ada kecelakaan, dan tetap mengikuti perintah RC atau SW.
  14. DILARANG menggunakan bahu jalan di Jalan Tol dan mengikuti iringan-iringan selain yang telah ditentukan.
  15. DILARANG menggunakan Telepon Genggam dalam Konvoi, apabila harus menghubungi Korlap mintalah Pendamping Anda (Navigator) untuk menhubungi korlap (Sweeper/Road Captain) Konvoi.
  16. Komunikasi standar antar Korlap (Road Captain, Blocker and Sweeper) adalah menggunakan Radio Komunikasi 2 Meter Band (Frekuensi Club XXX.XXX MHz)

PERSIAPAN KENDARAAN PRIBADI

  1. Mobil harus sehat dalam arti menyeluruh.
  2. Surat- surat kendaraan harus lengkap (STNK).
  3. Mempunyai SIM.
  4. Lampu-lampu harus menyala. Cek keseluruhan dulu sebelum touring.
  5. Periksa Ban Serep. Pastikan ada dan angin cukup.
  6. Cek seluruh tekanan angin Ban.
  7. Tool box, berisi kunci-kunci, dongkrak, kunci ban wajib dibawa.
  8. Cek radiator, minimal tendon radiator dalam keadaan high level.
  9. Mengisi Bensin full tank atau secukupnya. atau tergantung dari jarak touring yang akan dilaksanakan.
  10. Membawa segitiga pengaman dan kotak obat. Juga obat-obatan pribadi yang di perlukan.

KORLAP KONVOI

Korlap Konvoi yang di maksud disini adalah Road Captain, Blocker, Sweeper. Dan Zero Car. Korlap bertanggung jawab atas tata tertib dan keamanan rombongan. Juga mengatur jalur (rute) mana yang akan di lalui rombongan.

Road Captain (RC)

  1. Bertugas membuka jalan bagi rombongan yang di bawa.
  2. Mengatur urutan konvoi bersama korlap lainya.
  3. Menginformasikan keadaan jalan yang akan di lewati.
  4. Mengatur pembagian pintu di pintu jalan tol. Menggunakan 1 pintu atau beberapa pintu. Setelah itu rombongan harus kembali ke jalur mengikuti RC.
  5. Wajib menyalan lampu depan / driving lamp.
  6. Bisa menyalakan Head Lamp untuk memberi tahu mobil di depannya atau yang berpapasan.
  7. Bisa menyalakan Sirene, sebagai tanda bahwa ada rombongan. Misal di perempatan atau pas melewati keramaian. Bisa di matikan lagi sesuai dengan kondisi didepan.
  8. Menginformasikan kepada Blocker dan Sweepr tentang kondisi jalan di depan.
  9. Mobil RC harus ada radio komukasi minimal HT, untuk komunikasi antar korlap.

Blocker (BL)

  1. Bertugas untuk mengatur kerapian barisan.
  2. Diperbolehkan untuk menyalip rombongan (moving), untuk melihat kerapian barisan.
  3. Wajib melaporkan kondisi di tengah-tengah konvoi kepada SW dan RC.
  4. Melaporkan ke SW jika ada yang berhenti atau tertinggal
  5. Mengamankan rombongan jika melintasi persimpangan, atau rombongan mau pindah jalur atau berbelok.
  6. Jika diminta oleh RC untuk mendahului rombongan, BL segera mendahului rombongan untuk menuju ke tempat didepan dan mendahului. Misal mau melintas di perempatan, atau mau berbelok.
  7. Berhak menegur peserta yang tidak mentaati tata tertib.
  8. Menggantikan tugas RC / SW bila diminta.

Sweeper (SW)

  1. Harus berada di posisi paling belakang rombongan.
  2. Memberikan laporan kepada RC ataupun BL keadaan dibelakang rombongan.
  3. Menunggu peserta yang berhenti atau ada keperluan. Posisi SW untuk sementara digantikan oleh BL dangan sepengetahuan RC.

Zero Car (ZC)

  1. Bertugas untuk mendahului rombongan.
  2. Mengkoordinasi untuk penggunaan pintu tol (jika ada priority).
  3. Menunggu di persimpangan yang akan di lewati ( jika ada priorty).
  4. Menyambut rombongan di tempat tujuan.
  5. Melaporkan kepada RC untuk kondisi jalan di depan yang akan di lewati.

PENGGUNAAN ATRIBUT KORLAP

  • Korlap selayaknya menggunakan Rakom.
  • Menggunakan Sign/Tanda bahwa mobil itu adalah Korlap.
  • Memakai seragam club lapangan (gampang dikenal).

konvoi-tevci

STATUS Rangkaian (CONVOY) :

1. STATUS PRIORITAS.

Rangkaian akan menjadi status PRIORITAS di jalan apabila mendapat pengawalan secara khusus dari PIHAK YANG BERWAJIB (Lantas/DISHUB), akan tetapi urutan prioritas ini tetap akan berada di urutan terbawah setelah urutan-urutan prioritas yang telah ditentukan oleh perundang-undangan (Pemadam Kebakaran, Rangkaian kendaraan Jenazah, Rangkaian Kenegaraan dan seterusnya).

2. STATUS NON PRIORITAS.

Rangkaian akan menjadi status NON PRIORITAS di jalan apabila tidak mendapat pengawalan dari PIHAK YANG BERWAJIB (DITLANTAS/DISHUB), sehingga pedoman rangkaian akan mengacu kepada peraturan umum TATA TIRTIB KONVOI.

FREQUENCY TOURING

Freq yang di gunakan untuk touring akan diberitahukan sebelum konvoi. Saat ini ditetapkan freq untuk Club menggunakan XXX.XXX MHz.

Note:
Penggunaan atribut diatas harus sesuai dengan ketentuanyang ada.

Bagi member yang sudah ada salah satu atribut diatas, diminta melaporkan ke sie Touring/Rakom.

Untuk yang memakai RAKOM berlisensi ORARI/RAPI, jangan lupa membawa IAR